Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
SELAMAT DATANG Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis dikotak komentar. Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca.

Sunnah - Sunnah Ketika Melaksanakan Ibadah Shalat

Sunnah - Sunnah Ketika Melaksanakan Ibadah Shalat

Jangan Sampai Ditinggalkan

Ketika ada ibadah yang wajib dikerjakan, biasanya kita semua akan mendapati sunnah-sunnah yang ada dalam ibadah tersebut, termasuk dalam menjalankan ibadah shalat.

Dalam menjalankan shalat ini juga ada sunnah-sunnahnya, artinya jika kita melakukannya akan mendapatkan pahala, dan jika kita tidak melakukannya, maka tidaklah berdosa, dan shalat kita tetaplah sah.

Sebelumnya kita harus mengetahui, bahwa yang sunnah-sunnah dalam shalat ini terdiri dari tiga bagian, diantaranya:

  1. Sunnah-sunnah sebelum melaksanakan shalat
  2. Sunnah-sunnah ketika melaksanakan shalat
  3. Sunnah-sunnah setelah melaksanakan shalat

Artikel terkait: Belajar Mengenal dan Memahami Sifat Wajib Allah

Sunnah - Sunnah ketika Menjalankan Shalat

Pada kesempatan ini, kita akan belajar tentang sunnah - sunnah ketika menjalankan shalat (dalam kondisi shalat). Meskipun sunnah, tentu menjadi sesuatu yang baik jika kita semua bisa melakukannya.

Selain itu, dengan melaksanakan sunnah - sunnah shalat bisa menjadi menyempurnakan dan meningkatkan pahala shalat kita. Sunnah - sunnah shalat ini antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Mengangkat kedua belah tangan ketika takbiraatul ihram, akan rukuk dan ketika akan berdiri dari rukuk (i’tidal), serta ketika bangun dari duduk tasyahud awal.
  2. Meletakkan telapak tangan kanan pada punggung tangan atau pergelangan tangan kiri pada bagian bawah dada (bersedekap)
  3. Mengarahkan pandangan mata ke arah tempat sujud
  4. Membaca tasbih ketika rukuk dan sujud
  5. Membaca doa di waktu duduk diantara dua sujud
  6. Membaca shalawat kepada nabi waktu duduk tasyahud awal, dan kepada keluarga nabi dan para sahabatnya ketika tasyahud akhir
  7. Salam yang ke dua

Refresh...

Ketika seseorang tidak melaksanakan rukunnya shalat, shalat orang tersebut menjadi batal, tetapi ketika seseorang tidak melaksanakan sunnahnya shalat. Maka, shalat orang tersebut belum menjadi batal.

Sumber:

  1. Mohammad Rifa’i, Risalah Tuntunan Shalat Lengkap, (Semarang: PT. Karya Toha Putra, 2012)
  2. Tim Bina Karya Guru, Pendidikan Agama Islam untuk Sekolah Dasar Kelas IV, (Jakarta: Erlangga, 2007)
*Penulis: Abdul Wahid