Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Majas Ironi dan Penjelasannya

Majas ironi termasuk salah satu jenis majas yang populer dalam gaya bahasa. Apa itu majas ironi dan seperti apa contoh majas ironi? Pengertian majas ironi adalah gaya bahasa yang menyatakan makna saling bertentangan dengan makna yang sesungguhnya, atau dengan menyampaikan makna yang berlawanan dengan makna sebenarnya sehingga tampak ketidaksesuaian antara suasana yang disampaikan dengan kenyataan dengan maksud menyindir. 

Sederhananya, majas ironi adalah sindiran halus dengan pernyataan yang maknanya bertentangan dengan makna sebenarnya. Jelas ya? Jadi majas ini tujuan disampaikannya adalah untuk sindiran. Tapi, majas ironi termasuk sindiran halus, karena dinyatakan dengan makna kebalikan dari kenyataan. Biasanya, kenyataan adalah sifat yang negatif, sementara sindiran majas ironi disampaikan dalam hal positif. 

Contoh Majas Ironi dan Penjelasannya

Agar lebih jelas, mari simak contoh majas ironi lengkap berikut ini. 

Contoh majas ironi 

1. Santun sekali perilakumu itu, lewat tanpa permisi. (maksudnya tidak santun)
2. Kamu berangkat pagi sekali, sampai toko sudah mau tutup baru sampai. (maksudnya kesiangan)
3. Pintar nian adik itu, matematika sederhana saja tidak bisa. (maksudnya kurang cerdas).
4. Pagi benar rapat kita ya, sudah menjelang makan siang. (maksudnya kesiangan).
5. Lucu sekali lawakanmu, tidak ada yang tertawa. (maksudnya tidak lucu).

6. Kurus benar badanmu sekarang, sampai hampir menyerupai bola. (maksudnya gemuk).
7. Singkat sekali pidato sambutannya, sampai hampir satu jam. (maksudnya lama sekali).
8. Masih sore kog sudah pulang, senja sudah lama menghilang. (maksudnya terlalu larut).
9. Kamu tidur terlalu larut ya, matahari saja masih tampak terang. (maksudnya masih sore).
10. Banyak sekali perabotan di rumah kamu, sampai begitu longgar bisa untuk main bola. (maksudnya perabotannya sedikit).

11. Terang sekali lampunya, tulisan ini jadi tidak terbaca jelas. (maksudnya redup).
12. Cantik sekali kue buatanmu, aku tidak tahu bentuk apa ini. (maksudnya tidak beraturan).
13. Hebat sekali kamu, dapat rangking satu dari belakang. (maksudnya tidak baik).
14. Beruntung benar kamu, mendapat tugas sampai tidak bisa istirahat. (maksudnya kurang beruntung).
15. Tinggi sekali pintu rumah ini ya, kita harus membungkuk untuk masuk. (maksudnya rendah).

16. Canggih sekali komputer ini, seperti dari generasi lama. (maksudnya kuno).
17. Keras benar dia bersuara, aku tidak bisa mendengarnya. (maksudnya lirih).
18. Pagi sekali kamu menggelar dagangan, matahari sudah sangat terik. (maksudnya kesiangan).
19. Luas sekali kamar ini, untuk selonjor saja sulit. (maksudnya sempit).
20. Dia itu anak paling rajin di kelas, jadi dia datang selalu paling akhir. (maksudnya malas).

21. Kenapa kamu selalu datang tepat waktu? Di saat yang lain sudah bersiap pulang, baru sampai. (maksudnya terlambat).
22. Dingin sekali ruangan ini, sampai keringatku terus mengucur. (maksudnya panas).
23. Aku kekenyangan dibuatnya, hanya disuguhi air minum. (maksudnya kelaparan).
24. Murah sekali tas tangan itu, hanya kalangan elit yang bisa beli. (maksudnya mahal).
25. Dermawan benar anak itu ya, pulpen saja tidak dipinjamin. (maksudnya pelit).

26. Cepat sekali jalanmu, kita sudah hampir sampai, kamu baru dapat setengah perjalanan). Maksudnya lambat.
27. Kamu memang ahli dalam menepati janji, hampir tidak ada yang kau tepati. (maksudnya ingkar).
28. Sedikit sekali kucing liar yang kau pelihara, aku sampai tidak bisa menghitungnya. (maksudnya banyak).
29. Bersih sekali lapangan bola itu, dipenuhi rumput liar. (maksudnya kotor).
30. Cepat sekali kamu menulis, seharian baru dapat sehalaman. (maksudnya lambat).

Demikian daftar lengkap 30 contoh majas ironi yang bisa Anda simak dan pelajari lagi ya.

Semoga bermanfaat.

*Penulis: Hasna Wijayati

Posting Komentar untuk "Contoh Majas Ironi dan Penjelasannya"