Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

40+ Contoh Majas Antitesis Lengkap

Majas atau gaya bahasa memiliki banyak penggolongan dengan berbagai macamnya. Salah satunya ada kelompok majas pertentangan, yang di dalamnya terdiri dari majas litotes, majas paradoks, majas antithesis dan majas kontradiksi interminis. 

Untuk artikel kali ini, kita bahas lebih lanjut khusus pada majas antitesis, berupa pengertiannya dilengkapi dengan contoh majas antitesis lengkap dan penjelasannya. Jadi, Kamu bisa lebih memahami tentang apa itu majas antitesis sehingga nantinya Kamu bisa membuat contoh majas antitesis sendiri. 

40+ Contoh Majas Antitesis Lengkap

Pengertian Majas Antitesis 

Majas antitesis adalah gaya bahasa yang di dalamnya mengungkapkan dua pasangan kata yang saling bertentangan atau berlawanan maknanya. Jadi, yang perlu dipahami disini adalah dua kata yang diungkapkan merupakan pasangan lawan kata atau antonim.

Hal ini dapat dijadikan sebagai patokan untuk membedakan majas antitesis dengan majas paradoks. Sebab, kedua majas ini sama-sama majas pertentangan dan mengungkapkan gaya bahasa dengan makna berlawanan. Hanya saja, pada majas paradoks, dua kata yang bertentangan tidak ditempatkan dalam satu klausa. Sementara pada majas antitesis, dua pasangan kata berlawanan ini diletakkan pada satu klausa yang berurutan atau bersambung dengan kata penghubung. 

Majas antitesis menggunakan dua kata pasangan yang merupakan antonim, atau dua kata yang berpasangan dengan makna yang saling bertentangan atau berlawanan. 

Lebih jelasnya, mari kita langsung simak pada kumpulan contoh majas antitesis berikut ya. 

Contoh Majas Antitesis 

1. Kaya miskin, pejabat atau rakyat, tidak ada bedanya di mata hukum.
2. Aku ingin mendengarkan kisahmu, jujur ataupun bohong.
3. Biar tebal tipis, yang penting aku mengerjakan sendiri tugasku.
4. Puas kecewa, nyatakan saja kepadaku dengan jujur tentang pelayanan karyawanku.
5. Aku tidak peduli dia suka atau benci, yang penting dia di sisiku.
6. Baik buruknya sifat anak itu, dia tetap menjadi kebanggaan orang tuanya.
7. Banyak sedikit promosi yang ditawarkan, marketplace itu tetap laris.
8. Mahal murahnya harga yang diberikan kepadaku, aku tetap akan membeli produk dari jaringan kolegaku.
9. Tinggi rendahnya laba bulan ini, kita harus tetap menyukurinya karena tetap bertahan di saat pandemi.
10. Jika sudah jatuh cinta, rasa suka duka tetap bisa dinikmati. 

11. Panen kali ini sangat bergantung pada tinggi rendahnya curah hujan bulan ini.
12. Sopan tidaknya anak, tergantung dari cara orang tua mendidik.
13. Kelas ini bersih atau kotor menjadi tanggung jawab kita bersama.
14. Besar kecil perbuatan baik yang kita lakukan, pasti akan mendapat balasan yang setimpal baiknya.
15. Semua dosa akan tetap diperhitungkan, besar atau kecil perbuatan buruk itu, harus ada pertanggungjawaban.
16. Sedikit atau banyak, pengkhianatan akan tetap terasa menyakitkan.
17. Terkadang ada orang dengan gangguan psikologis yang kehilangan kepekaan untuk membedakan benar atau salah.
18. Nurani seseorang pasti akan memberi tahu ketika ia berbuat benar atau salah.
19. Yang namanya kebohongan, cepat atau lambat pasti akan terbongkar.
20. Cinta akan saling menjaga dalam keadaan sehat atau pun sakit. 

21. Tidak ada salahnya setiap menjelang tidur, kita mengingat kembali baik buruk perbuatan kita.
22. Semua pegawai akan mendapatkan tunjangan dengan besar yang sesuai dengan kinerjanya, disiplin atau malas, akan sangat berpengaruh.
23. Sebagai orang tua yang sudah banyak makan manis pahit kehidupan, mereka akan senang berbagi pengalamannya.
24. Mencari teman yang baik, yang tidak memandang kaya miskin, cantik jelek, itu memang susah.
25. Halal haram rejeki yang kita nikmati akan berpengaruh pada baik buruknya kehidupan kita.
26. Surga dan neraka perlu menjadi patokan kita dalam berbuat.
27. Pola kain rumit atau sederhana akan menentukan mahal murahnya harga batik tulis ini.
28. Langgeng atau pisah, rumah tangga para artis selalu jadi perbincangan hangat.
29. Gelap terang panggung ini, para pemain teater harus tetap fokus untuk tampil secara maksimal.
30. Kuat lemahnya mental seseorang akan diuji dengan musibah. 

31. Berat ringan beban truk itu, sang sopir harus selalu waspada dan menguasai kendaraannya.
32. Bis itu terus melaju melewati naik turunnya tanjakan menuju pantai yang tersembunyi di balik bukit.
33. Pemerintah harus selalu siap dengan kebijakan naik turunnya suku bunga acuan dari bank sentral AS.
34. Defisit atau surplusnya neraca perdagangan global akan sangat bergantung pada upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi.
35. Besar kecilnya negara di dunia ini, akan tetap membutuhkan kerjasama internasional untuk mendukung kegiatan ekonominya.
36. Kuat lemahnya militer suatu negara ditentukan dari anggaran militer dan canggih atau kunonya peralatan tempurnya.
37. Panjang pendeknya umur seseorang sangat bergantung dari pola makan dan pola hidupnya.
38. Sukses atau gagal, orang tua akan tetap mendukung perjuangan anak-anaknya.
39. Derajat seseorang, tinggi atau rendah, bergantung pada akhlak yang ditampilkan sehari-hari.
40. Untung rugi perusahaan ini tergantung dari kerja keras para karyawan semua. 

41. Bening atau keruh air sungai ini sangat mempengaruhi kehidupan makhluk hidup di dalamnya. 

Demikian kumpulan contoh majas antitesis yang bisa Kamu simak. Sudah jelas ya? Silakan bisa membuat kalimat Kamu sendiri. Semoga bermanfaat. 

*Penulis: Hasna Wijayati