Metode Inquiry: Pengertian hingga Kelemahan

Artikel ini akan memberikan penjelasan tentang salah satu metode pembelajaran dengan menggunakan teknik inquiry. Apakah yang dimaksud dengan teknik inquiry? Hal tersebut akan di jawab dalam artikel ini. Selain itu, masih banyak hal lagi yang akan dijabarkan secara mendetail dalam artikel ini. Perhatikan dan cermatilah dengan baik – baik setiap pembahasan yang dimuat dalam artikel ini. Semoga dapat memberikan manfaat bagi saudara untuk mengetahui tentang hal – hal yang berhubungan dengan metode pembelajaran dengan teknik inquiry.

Pengertian Metode Pembelajaran dengan Teknik Inquiry

Apakah yang dimaksud dengan metode inquiry? Santoso (2010) menyatakan bahwa metode inquiry yaitu salah satu metode yang dapat digunakan dalam pelatihan, di mana pelatih dapat membagi tugas untuk meneliti suatu masalah pada masing – masing peserta yang terlibat dalam pelatihan. Metode ini menekankan pada kegiatan peserta untuk mencari dan menemukan suatu masalah. Perserta bertindak sebagai subjek belajar yang dituntut untuk mandiri.

Ketika metode inquiry ini diterapkan dalam suatu pelatihan, peserta bukan hanya menerima materi yang diberikan oleh seorang pelatih. Peserta juga harus menemukan sendiri inti dari materi pelatihan yang diberikan oleh pelatih. Pelatih dalam metode inquiry bertindak sebagai fasilitator, sekaligus motivator. Kegiatan pembelajaran ini, dilakukan dengan cara proses tanya jawab yang dilakukan antara pelatih dan peserta.

Berdasarkan pendapat di atas dapat diketahui bahwa dalam metode inquiry, peserta atau siswa bertindak sebagai subjek dalam belajar, mereka memiliki hak untuk menemukan sendiri materi yang diajarkan dan masalah yang akan dijumpai dan guru atau pelatih bertindak sebagai fasilitator dan motivator. Sebenarnya, apakah tujuan dari metode inquiry? Jawaban tersebut akan diperoleh pada pembahasan yang selanjutnya. Selain metode ini, pelajari juga Metode Pembelajaran Group Investigation.

Tujuan dari Metode Pembelajaran dengan Teknik Inquiry

Menerapkan suatu metode pembelajaran, bukannya tanpa tujuan. Tentunya ada tujuan – tujuan yang ingin dicapai. Sama hal nya dengan metode inquiry juga memiliki tujuan dalam penerapannya. Tujuan dari metode inquiry yaitu untuk mengembangkan kemampuan siswa atau peserta agar dapat berpikir secara logis, kritis, dan sistematis. Selain itu metode inquiry bertujuan untuk mengembangkan kemampuan intelektual yang dimiliki oleh siswa atau peserta, sebagai bagian dari proses mental mereka.

Mengembangkan kemampuan berpikir dan intelektual menjadi tujuan utama dalam metode pembelajaran dengan teknik inquiry. Selanjutnya, bagaimanakah prinsip – prinsip dalam menerapkan metode pembelajaran dengan teknik inquiry? Perhatikan penjelasan di bawah ini.

Prinsip – Prinsip dalam Metode pembelajaran dengan teknik Inquiry

Metode pembelajaran dengan teknik inquiry memuat beberapa prinsip penting yang harus diketahui untuk dilaksanakan oleh guru. Prinsip – prinsip tersebut menurut Suardi (2015) yaitu pengetahuan bersifat tentatif atau berubah – ubah, manusia memiliki keingin tahuan yang bersifat alamiah, dan manusia mampu mengembangka individuality yang bersifat mandiri. Masing – masing prinsip tersebut dapat dijelaskan bahwa dalam prinsip pertama yaitu ilmu pengetahuan bersifat tentatif, artinya perlu pelaksanaan suatu penelitian yang bersifat berkelanjutan.

Prinsip kedua yaitu manusia memiliki rasa ingin tahu yang bersifat alamiah, artinya manusia berheka untuk melakukan eksplorasi untuk menambahkan atau memperoleh pengetahuan yang dimiliki sebelumnya. Prinsip ketiga yaitu manusia mampu mengembangkan individuality secara mandiri, artinya merujuk pada pengenalan terhadap jati diri sendiri dan sikap alamiahnya.

Ketiga prinsip penting dari metode pembelajaran dengan teknik inquiry, setidaknya menjadi gambaran bagi guru yang ingin melaksanakan metode jenis ini dalam kegiatan pembelajarannya. Kemudian, bagaimanakah langkah – langkah dari metode pembelajaran dengan teknik inquiry ini? Pertanyaan tersebut akan kamu temukan jawabannya di pembahasan yang selanjutnya.

Langkah – langkah dalam Melaksanakan Metode Pembelajaran dengan Teknik Inquiry

Bagaimana langkah – langkah metode inquiry? Terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan oleh guru, ketika menerapkan metode inquiry. Langkah – langkah tersebut (Suardi, 2015), yaitu menghadapkan pada suatu masalah, menemukan suatu masalah, mengkaji data yang diperoleh dan melakukan eksperimen, mengorganisasikan, merumuskan dan menjelaskan hasil yang diperoleh, serta terakhir, melakukan analisis.

Masing – masing langkah dalam metode inquiry dapat dijelaskan sebagai berikut.

  1. Menghadapkan pada masalah. Artinya dalam langkah ini guru perlu menjelaskan prosedur yang dilakukan dalam penelitian, menyajikan beberapa situasi yang saling bertentangan satu sama lain untuk menemukan masalah.
  2. Menemukan suatu masalah. Artinya dalam langkah ini perlu memeriksa tentang hakikat dari objek dan kondisi yang sedang dihadapi dan memeriksa munculnya suatu masalah.
  3. Mengkaji data yang diperoleh dan melakukan eksperimen. Artinya dalam langkah individu yang melakukan kegiatan eksperimen perlu untuk mengisolasi variabel yang sesuai, kemudian merumuskan hipotesis – hipotesis yang sesuai dengan variabel yang ditemukan.
  4. Mengorganisasikan, merumuskan, dan menjelaskan. Hal ini berkaitan dengan mengorganissikan hasil yang diperoleh, kemudian di rumuskan, dan menjelaskan hasil tersebut.
  5. Melakukan analisis. Artinya melakukan analisis pada proses penelitian, sehingga dapat diperoleh prosedur yang lebih efektif lagi.

Pada metode ini, terdapat beberapa reaksi yang diharapkan dalam muncul dalam diri siswa. Reaksi tersebut (Suardi, 2015), antara lain:

  1. Siswa mampu mengajukan suatu pertanyaan secara lugas dan jelas.
  2. Siswa diberikan suatu kesempatan untuk memperbaiki pertanyaan yang telah diajukan.
  3. Menunjukkan pada siswa tentang butir – butir yang kurang sesuai.
  4. Menyediakan siswa mengenai layanan bimbingan tentang teori yang akan digunakan dalam kegiatan ini.
  5. Siswa diberikan kebebasan secara intelektual.
  6. Guru memberikan dorongan dan dukungan terhadap interaksi yang ditunjukkan siswa, hasil eksplorasi yang dilakukan siswa, formulasi, dan generalisasi yang dilakukan oleh siswa.

Metode pembelajaran yang menerapkan teknik inquiry ini membutuhkan sarana pembelajaran yang mendukung bagi siswa. Sarana pembelajaran tersebut mencakup (Suardi, 2015)

  1. Materi yang bersifat konfrontatif, tujuannya untuk meningkatkan proses intelektual siswa, strategi dalam penelitiannya.
  2. Masalah yang diberikan dapat menantang siswa untuk melakukan suatu penelitian.

Penjelasan di atas menunjukkan bahwa terdapat beberapa langkah yang harus ditempuh oleh guru dalam mengembangan metode inquiry. Pembahasan yang selanjutnya akan memberikan penjelaskan tentang apa sajakah kelebihan dan kelemahan dari metode inquiry? Di bawah ini akan diberikan penjelasan tentang hal tersebut.

Kelebihan dan Kelemahan Metode Pembelajaran dengan Teknik Inquiry

Berikut ini akan diberikan penjelasan tentang kelebihan dan kelemahan dari metode inquiry. Kelebihan dari metode inquiry menurut Santoso (2010), yaitu sebagai berikut.

  1. Metode inquiry mendorong individu untuk berpikir secara objektif, jujur, dan terbuka, dan mampu mengembangkan inisiatif sendiri.
  2. Metode inquiry meminta individu untuk mengembangkan sikap berpikir kritis, logis, dan sistematis, melalui situasi pembelajaran yang merangsang kemampuan individu.
  3. Metode inquiry dapat membantu individu untuk membentuk dan mengembangkan konsep diri yang baik, pada individu.
  4. Metode inquiry mendorong individu untuk menggunakan kemampuan berpikir secara intuitif dan mampu merumuskan sendiri hipotesis dalam penelitiannya.

Selanjutnya, kelemahan yang dimiliki oleh metode inquiry menurut Santoso (2010), yaitu sebagai berikut.

  1. Menerapkan metode inquiry membutuhkan waktu untuk mendayagunakan kemampuan individu dalam memperoleh pengertian yang baik tentang sebuah konsep.
  2. Metode inquiry membutuhkan waktu yang lama dalam penerapannya, sehingga terkadang waktu menjadi kendala untuk melaksanakan metode ini.

Kelebihan dan kelemahan dari metode inquiry menjadi penutup dalam penjelasan yang konkret tentang metode pembelajaran jenis ini. Selamat belajar dan sukses selalu.

Referensi:

  1. Santoso, B. 2010. Skema dan Mekanisme Pelatihan: Panduan Penyelenggaraan Pelatihan. Jakarta: Yayasan Terumbu Karang Indonesia.
  2. Suardi, M. 2015. Belajar dan Pembelajaran.Yogyakarta: Deepublish.
*Penulis: Indriyana Rachmawati

Bacaan lain: