Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Air Tanah, Jenis dan Manfaat Air Tanah

Bumi kaya akan beragam air. Salah satunya adalah air tanah. Air tanah memiliki beberapa jenis dan banyak manfaat. Mari kita simak pengertian air tanah, jenis dan manfaat air tanah pada artikel berikut ini. 

Pengertian Air Tanah

Pengertian air tanah menurut para ahli adalah semua bagian air yang ada pada lapisan di bawah permukaan tanah. Air tanah juga merupakan segala macam aliran air yang mengalir di bawah permukaan tanah, karena adanya struktur pelapisan geologi, gaya gravitasi bumi dan beda pontensi kelembapan tanah.

Kedalaman air tanah di berbagai tempat bisa berbeda. Ada air tanah yang berada dekat dengan permukaan bumi dan ada yang sangat dalam. Ini tergantung dari tebal tipisnya lapisan permukaan yang ada di atas tanah serta kedudukan lapisan air tanah tersebut. 

Asal Air Tanah

Air tanah dapat berasal dari beberapa tempat, seperti dari air hujan, laut dan magma. Berdasarkan asalnya, jenis air tanah ini dibedakan menjadi tiga jenis, yakni air tua, air payau atau air asin dan air juvenil.

Air tua adalah sebutan bagi air tanah yang berasal dari air hujan atau air meteorit. Air tua juga disebut air vados. Air tua mengandung air berat (H3) atau tritium. Tritium adalah unsur yang dibentuk di lapisan atmosfer yang ada di dalam tanah, yang turun bersama-sama dengan air hujan.

Air asin atau air payau adalah air tanah yang berasal dari lautan, karena air ini masih memiliki sifat laut, yang asin, atau mungkin payau. Adapun air juvenil adalah air tanah yang berasal dari magma. Pada air juvenil, belum terjadi siklus hidrologi. 

Air Juvenil adalah air baru yang ditambahkan dalam zona kejenuhan berasal dari kulit bumi yang dalam. Air tanah yang asalnya dari magma ini pun bentuknya juga belum tentu berupa air. Bisa jadi, air tanah ini masih berbentuk hidrogen (H) dan oksigen (O2), yang lama kelamaan bersenyawa sehingga menjadi cairan. 

Jenis air tanah

Dilihat dari kedalamannya, air tanah dibedakan jadi dua, yakni air tanah dangkal dan air tanah dalam. 

  • Air tanah dangkal biasa digunakan untuk memenuhi kebutuhan penduduk berupa air tawar. Air tanah dangkal ini bisa didapatkan dengan membuat sumur bor. Lapisan air tanah dangkal juga dapat disebut sebagai air tanah freatis atau air freatis.
  • Air Tanah Dalam terdapat pada lapisan air tanah dalam. Air tanah dalam ini tepatnya bisa ditemukan di antara dua lapisan batuan yang kedap atau tidak tembus air sehingga disebut juga dengan akuifer tertekan. 
  • Air tanah dalam bisa juga memancar keluar ke permukaan bumi melalui akuifer yang secara alami keluar, dan bisa didapat manusia melalui sumur artesis. Pembentukannya bisa terjadi yang jika akuifer yang berada antara dua lapisan kedap air (impermeable) terdapat slope atau kemiringan. 

Jika dilihat secara lebih luas lagi, kita juga bisa membagi air tanah dalam beberapa jenis, yang meliputi:

1) Air Tanah Freatik

Merupakan air tanah dangkal. Contoh: air sumur yang bisa didapat di antara air permukaan dan lapisan kedap air (impermeable).

 2) Air Tanah Dalam (Artesis)

Merupakan air tanah yang letaknya ada di antara lapisan akuifer dengan lapisan batuan kedap air (akuifer terkekang).

3) Air Tanah meteorit (Vados)

Merupakan jenis air tanah yang asalnya dari proses presipitasi (hujan), yakni dari awan yang mengalami kondensasi bercampur debu meteorit.

4) Air Tanah Baru (Juvenil)

Merupakan jenis air tanah yang terbentuk dari dalam bumi, tepatnya karena adanya intrusi magma. Air tanah juvenil bisa juga diperoleh dalam bentuk air panas (geyser).

4) Air Fosil (Konat)

Merupakan jenis air tanah yang terjebak di dalam pori-pori batuan ketika batuan tersebut tersebut terbentuk. Air tanah ini bisa berasal dari air tawar maupun air laut. Air fosil memiliki karakter bermineral tinggi.

Manfaat Air Tanah 

Bagi manusia dan makhluk hidup lainnya, air tanah memiliki manfaat yang sangat besar. Jumlah air tanah hanya sekitar 0,75% dari total air yang ada di bumi ini. Namun, kebermanfaatannya bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lain sangatlah besar. Bahkan, ketergantungan pasokan air bersih dan air tanah diperkirakan mencapai ± 70%. 

Berikut adalah contoh beberapa manfaat air tanah bagi kehidupan: 

  1. Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga manusia, seperti mencuci, memasak, mandi dan minum.
  2. Irigasi atau untuk memenuhi pengairan/ sumber air dalam pertanian. 
  3. Perindustrian yang dapat dimanfaatkan untuk sumber air industri, seperti di industri tekstil untuk pencelupan, industri kulit untuk membersihkan kulit, dan lain sebagainya.
  4. Menjadi bagian penting dalam siklus hidrologi sehingga dapat menyediakan kebutuhan air bagi kebutuhan hidup hewan dan tumbuh-tumbuhan.
  5. Sebagai persediaan air bersih secara alami.
  6. Pembangkit listrik tenaga air. 
  7. Sebagai laboratorium alam, seperti dalam sungai bawah tanah yang memiliki biota dan sistem lain untuk memperkaya ilmu pengetahuan.
  8. Sebagai sarana wisata dan olahraga ekstrim, contohnya caving, cave diving, dan black water rafting.

Demikianlah ulasan tentang pengertian air tanah, jenis dan juga manfaat air tanah bagi kehidupan manusia dan makhluk lain di bumi ini. Semoga kita selalu bisa menikmati kebermanfaatan air tanah dengan baik dan mensyukurinya. 

Referensi:

  1. Waluyo dkk. 2008. Ilmu pengetahuan sosial: kelas VII/untuk SMP/MTs. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional. 
  2. Artra. 2016. Apa itu Air Tanah? Diakses dari https://www.aetra.co.id/sahabat_aetra/detail/6/Apa-Itu-Air-Tanah
  3. Pangestu, Ananda Bayu. 2019. Jenis dan Manfaat Air Tanah Dalam Kehidupan Sehari-hari, diakses dari https://www.99.co/id/panduan/jenis-dan-manfaat-air-tanah-dalam-kehidupan-sehari-hari

*Penulis: Hasna Wijayati