Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
SELAMAT DATANG Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis dikotak komentar. Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca.

Proyeksi Peta: Pengertian dan Jenis

Peta adalah representasi konvensional dari unsur-unsur fisik dari sebagaian atau keseluruhan dari permukaan bumi yang diletakkan pada bidang datar dengan skala tertentu.

Peta sangat penting untuk membantu kita mendapat gambaran tentang permukaan bumi. Namun, perlu pula dipahami bahwa permukaan bumi pada kenyataannya melengkung sehingga tidak mungkin jika dibentangkan dalam bidang datar secara sempurna tanpa megnalami perubahan.

Artinya, pemetaan permukaan bumi yang luas dan melengkung ini tidak dapat dipetakan pada bidang datar tanpa mengalami perubahan dari bentuk aslinya atau tanpa terdistorsi.

Proyeksi Peta: Pengertian dan Jenis

Meski begitu, pembuatan peta tetap dapat dilakukan dengan memenuhi persyaratan geometriknya, terutama jika daerah yang dipetakan relatif luas. Dalam prosesnya, permukaan bumi yang melengkung harus diperhatikan. Hal inilah yang memunculkan metode proyeksi peta. 

Pengertian Proyeksi Peta

Pengertian proyeksi peta menurut Rockville (1986) adalah fungsi yang merelasikan koordinat titik-titik yang terletak di atas permukaan suatu kurva, yang biasanya berupa ellipsoid atau bola ke dalam koordinat titik-titik yang terletak di atas bidang datas 

Metode Proyeksi Peta ini tujuannya adalah untuk “memindahkan” pola-pola atau unsur-unsur yang ada di atas permukaan ke permukaan yang lain dengan menggunakan rumus-rumus matematis tertentu sehingga dapat menggambarkan sesuai kondisi yang diinginkan.

Dengan kata lain, pengertian proyeksi peta adalah suatu model matematis untuk mengkonversi posisi tiga dimensi dari suatu titik di permukaan bumi ke dalam dua dimensi atau bidang datar. 

Aspek dalam Proyeksi Peta

Proses proyeksi peta ini dapat menyebabkan adanya distorsi pada aspek-aspek geometri permukaan bumi, berupa distorsi jarak, distorsi arah, distorsi bentuk, dan distorsi skala. Oleh karena itu, agar peta dapat menggambarkan kenampakan bumi secara akurat dan ideal, ada tiga aspek proyeksi peta yang harus diperhatikan, berupa:

  • Conform, menjadi perwujudan bentuk yang digambarkan di peta yanag harus sesuai dengan aslinya.
  • Equivalent, merujuk pada kondisi daerah yang digambarkan pada peta harus sama luas dengan aslinya.
  • Equidistant, adalah jarak yang digambarkan di peta, yang harus tepat perbandingannya dengan jarak sesungguhnya.

Jenis Proyeksi Peta berdasarkan Bidang Proyeksi

Dilihat dari bidang proyeksi yang digunakan, jenis proyeksi peta, dibagi dalam tiga jenis, yakni:

  1. Proyeksi Azimuthal, adalah jenis proyeksi peta dengan menggunakan bidang datar sebagai bidang proyeksi.
  2. Proyeksi kerucut (Conic), adalah jenis proyeksi peta menggunakan kerucut yang dapat didatarkan tanpa mengalami perubahan dan kerusakan, yang digunakan sebagai bidang proyeksi.
  3. Proyeksi silinder (Cylindrical), adalah proyeksi peta dengan menggunakan silinder yang dapat didatarkan tanpa mengalami perubahan dan kerusakan, sebagai bidang proyeksinya.

Jenis Proyeksi Peta berdasarkan Kedudukan Garis 

Jika dilihat dari kedudukan garis karakteristik atau kedudukan bidang proyeksi terhadap bidang datum yang digunakan, ada tiga jenis proyeksi peta, sebagai berikut:

  1. Proyeksi Normal, adalah proyeksi peta dengan garis karakteristik berimpit dengan sumbu bumi
  2. Proyeksi Miring, merupakan jenis proyeksi peta dengan garis karakteristik membentuk sudut terhadap sumbu bumi
  3. Proyeksi Transversal atau ekuatorial, jenis proyeksi peta ini menggunakan garis karakteristik tegak lurus terhadap sumbu bumi.

Jenis Proyeksi Peta berdasarkan Ciri - ciri Asli yang dipertahankan

Jika berdasarkan ciri-ciri asli yang tetap dipertahankan, ada tiga jenis proyeksi peta, sebagai berikut:

  1. Proyeksi Ekuidistan, merupakan proyeksi peta dengan jarak di atas peta sama dengan jarak di permukaan bumi
  2. Proyeksi Konform, adalah proyeksi peta yang menggunakan sudut dan arah di atas peta sama dengan sudut dan arah di permukaan bumi
  3. Proyeksi Ekuivalen, merupakan jenis proyeksi peta dengan luas di atas peta sama dengan luas di permukaan bumi.

Referensi:

  • Yuwono, B. D. 2019. Materi Kuliah Proyeksi Peta. Semarang: Universitas Diponegoro. 
  • Tike Aprillia, ST, Fella Faradiva, dan Mutia Arifah Rachim. 2020. Proyeksi Peta. diakses dari https://www.handalselaras.com/proyeksi-peta/
  • Nurhakim. Tt. Modul Proyeksi Peta dan Sistem Koordinat. Universitas Lambung Mangkurat.
*Penulis: Hasna Wijayati

Bacaan lain:

Posting Komentar untuk "Proyeksi Peta: Pengertian dan Jenis"