Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Iklim dan Unsur - Unsur Iklim

Dalam mempelajari geografi dan kondisi alam, iklim adalah unsur penting. Iklim merujuk pada suaut kondisi cuaca rata-rata yang didasarkan dari lamanya waktu dan pada lokasi tertentu yang ada di bumi atau di suatu planet. 

Ilmu yang mempelajari iklim disebut sebagai klimatologi. Di berbagai belahan bumi, masing-masing wilayah memiliki iklim yang berbeda satu dengan lainnya. Perbedaan iklim bumi ini adalah pengaruh dari geografi dan topografi yang berbeda pula. Untuk lebih jelasnya, kita bisa mempelajari pengertian iklim dan unsur unsur iklim berikut.

Pengertian Iklim

Pengertian Iklim menurut World Climate Conference (1979) adalah suatu sintesis kejadian cuaca yang berlangsung dalam jangka waktu lama atau panjang, yang secara statistik cukup untuk menunjukkan suatu nilai statistik yang berbeda dengan sebuah keadaan yang terjadi di setiap saatnya.

Sedangkan pengertian iklim menurut Junghuhn merujuk pada klasifikasi iklim yang berdasarkan ketinggian tempat dan jenis tumbuhan yang cocok di suatu daerah. 

Adapun pengertian iklim berdasarkan pendapat Kartasapoetra (2004), adalah rata-rata keadaan cuaca dalam waktu yang cukup lama, atau merupakan fenomena alam yang digerakkan oleh gabungan beberapa unsur disebut unsur iklim. 

Unsur iklim menurut Kartasapoetra meliputi: (1) radiasi matahari, (2) temperatur, (3) kelembaban, (4) awan, (5) hujan, (6) evaporasi, (7) tekanan udara, dan (8) angin. 

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi unsur iklim sehingga dapat membedakan iklim di suatu tempat dengan iklim di tempat lain. Faktor ini disebut sebagai kendali iklim. 

Satu kendali iklim yang paling penting adalah matahari. Matahari sekaligus menjadi sumber energi bagi bumi yang mampu menghasilkan gerak udara dan arus laut. Selain matahari, ada kendali iklim lain, seperti distribusi darat dan air, sel semi permanen tekanan tinggi dan tekanan rendah, massa udara, pegunungan, arus laut serta badai. 

Ciri - Ciri Iklim

Pada dasarnya, iklim berbeda dengan cuaca. Perbedaan iklim dan cuaca utamanya terletak pada luas wilayah dan kurun waktunya. Untuk membedakannya, kita bisa melihat dari ciri ciri iklim global, sebagai berikut:

1. Terjadi dalam kurun waktu yang lama.

2. Meliputi daerah yang luas.

3. Merupakan hasil rata-rata cuaca, bukan merupakan pencatatan baru.

Unsur Unsur Iklim

Berikut adalau unsur-unsur iklim beserta penjelasannya:

1) Penyinaran Matahari

Matahari adalah pengatur iklim yang ada di bumi. Metahari memiliki energi yang mampu dipancarkan sebagai sumber energi utama bumi. Energi ini dipancarkan dalam bentuk gelombang elektromagnetik ke segala arah. Radiasi matahari atau penyinaran matahari sehingga dapat sampai ke bumi, banyak dipengaruhi kondisi awan serta sudut datang sinar matahari.

2) Suhu Udara

Suhu udara merupakan keadaan panas atau dinginnya udara yang bersifat menyebar dan berbeda-beda di tiap daerah. Alat untuk mengukur udara atau derajat panas disebut termometer. Persebaran suhu udara rata-rata bisa dilihat secara horizontal maupun vertikal. 

Persebaran suhu udara yang terjadi secara horizontal di muka bumi, menunjukkan bahwa di daerah tropis (ekuator) memiliki suhu udara yang paling tinggi. Sedangkan suhu udara semakin ke arah kutub, akan semakin rendah atau semakin tinggi. Ada juga persebaran suhu udara yang terjadi secara vertikal menunjukkan bahwa suatu tempat yang semakin tinggi akan memiliki suhu udara yang semakin dingin. 

3) Kelembapan Udara (Humidity)

Udara memiliki air yang berasal dari penguapan. Kandungan air dalam udara inilah yang disebut sebagai kelembapan udara. Suhu udara yang semakin tinggi akan memiliki kandungan uap air yang semakin banyak, yang artinya udara tersebut semakin lembab. Untuk mengukur kelembapan udara, dapat digunakan alat yang disebut higrometer.

4) Awan 

Awan adalah massa dari butir-butir kecil air yang larut yang terdapat pada lapisan atmosfer bagian bawah. Awan dapat menunjukkan kondisi cuaca.

5) Curah Hujan

Curah hujan merupakan jumlah hujan yang jatuh di suatu daerah dalam kurun waktu tertentu. Besarnya curah hujan dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut penakar hujan (rain gauge).

Hujan adalah salah satu bentuk presipitasi uap air yang berasal dari awan yang ada di atmosfir. Selain hujan, bentuk presipitasi lain adalah salju dan es. Hujan dapat terjadi ketika terdapat titik-titik kondensasi, amoniak, debu, dan asam belerang.

6) Angin

Angin merupakan udara yang bergerak atau gerakan maupun perpindahan massa udara yang terjadi dari satu tempat ke tempat lain, yang berlangsung secara horizontal. Massa udara terdapat dalam ukuran yang sangat besar dengan sifat fisik yang seragam. Gerakan angin berasal dari daerah bertekanan tinggi ke daerah bertekanan rendah. 

Referensi:

1. Dosen pendidikan. 2020. Pengertian Iklim. Diakses dari https://www.dosenpendidikan.co.id/iklim-adalah/

2. Hermawan, Titan. 2020. Pengertian Iklim. Diakses dari https://cerdika.com/pengertian-iklim/

3. Miftahuddin. 2016. Analisis Unsur-unsur Cuaca dan Iklim Melalui Uji Mann-Kendall Multivariat. Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala, Nangroe Aceh Darussalam

4. Tjasjono, B., 2004. Klimatologi. ITB, Bandung.

*Penulis: Hasna Wijayati