Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Pertanian, Manfaat dan Jenisnya

Tahukan Kamu bahwa sebagian besar penduduk dunia ini bermatapencaharian dalam bidang di lingkup pertanian? Namun, PDB produk pertanian tidak terlalu besar. Ini menunjukkan bahwa masih dibutuhkan berbagai upaya untuk mengoptimalkan kegiatan di sektor pertanian. 

Lantas apa itu pertanian? 

Pengertian Pertanian

Pengertian Pertanian menurut Undang-Undang adalah suatu kegiatan mengelola sumber daya alam hayati, yang dilakukan dengan bantuan teknologi, modal, tenaga kerja, dan manajemen untuk dapat menghasilkan komoditas pertanian, meliputi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan/atau peternakan dalam suatu agroekosistem.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan oleh manusia guna menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya.

Adapun kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati di dalam pertanian ini biasanya dikenal sebagai kegiatan budidaya tanaman atau bercocok tanam. Meski demikian, cakupan pertanian ini bisa lebih luas, seperti termasuk di dalamnya adalah pemanfaatan mikroorganisme dan bioenzim dalam pengolahan produk lanjutan, seperti pembuatan keju dan tempe, atau bisa juga hanya berupa ekstraksi semata, seperti penangkapan ikan atau eksploitasi hutan.

Pengertian pertanian juga bisa merujuk pada ahli pertanian (Mosher 1966), yang menyatakan bahwa pengertian pertanian sebagai bentuk produksi khas yang berkaitan dengan proses pertumbuhan hewan dan tanaman. 

Ahli lain, Van Aarsten menyatakan pengertian pertanian sebagai kegiatan manusia untuk dapat memperoleh hasil yang berasal dari tumbuhan dan atau hewan.

Manfaat Pertanian

Ada banyak manfaat pertanian bagi kehidupan manusia, di antaranya:

  • Pertanian untuk mendukung kebutuhan sektor pangan, dengan memproduksi kebutuhan pangan masyarakat.
  • Pertanian membantu menjaga kualitas lingkungan, dengan menjaga rantai makanan sehingga ekologi dalam kondisi seimbang.
  • Dapat berkontribusi sebagai penyedia lapangan kerja atau mengurangi pengangguran. Ini karena sector pertanian dapat menampung tenaga kerja untuk mengolah lahan pertanian.

Jenis Pertanian

Ada beberapa jenis pertanian yang dikenal, seperti pertanian holtikultura, pertanian modern, pertanian organic dan pertanian modern. Berikut penjelasannya.

Pertanian Hortikultura

Pengertian Hortikultura (horticulture) adalah pertanian yang mengarah pada kegiatan budidaya tanaman kebun. Kata holtikultura berasal dari bahasa Latin hortus, yang berarti tanaman kebun dan cultura/ colere, berarti budidaya. 

Istilah hortikultura ini merujuk pada jenis tanaman yang dibudidayakan dalam pertanian tersebut. Dalam holtikultura, ada beberapa kegiatan yang dilakukan, yakni pembenihan, pembibitan, kultur jaringan, produksi tanaman, hama dan penyakit, panen, pengemasan dan distribusi. 

Pertanian modern

Pertanian modern adalah jenis pertanian yang merujuk pada proses budidaya pertanian dengan memanfaatkan peralatan dan teknologi canggih. Alat dan teknologi ini membantu mempermudah proses produksi sekaligus berguna dalam meningkatkan hasil pertanian. Pertanian dapat menjadi lebih efisien dan efektif.

Pertanian Organik

Pertanian organic merupakan jenis pertanian yang merujuk pada rangkaian sistem produksi penanaman dengan berdasarkan pada proses daur ulang hara secara alami, dan dilakukan dengan menggunakan strategi perpindahan hara secara cepat dan tepat dari sisa tanaman.

Istila pertanian organic lebih dikenal sebagai bentuk pertanian yang tanpa bahan kimia atau pengawet buatan. Jadi, semua mengandalkan proses alami. Tujuan pertanian organic adalah menghasilkan pangan yang berkualitas baik dan sehat, serta bebas dari bahan kimia apapun.

Pertanian Hydroponik

Kata Hidroponik berasal dari bahasa Yunani yaitu Hydro yang berarti air dan ponos yang berarti daya. Jadi, hidroponik berarti budidaya tanaman dengan menggunakan air. Pertanian hidroponik lebih tepatnya adalah jenis pertanian yang dilakukan pada media air, tanpa menggunakan tanah, sebagai media tanam (soiless).

Teknik penanaman degnan sistem hidroponik sudah banyak digunakan. Pengembangannya dilakukan sejak tahun 1672 dan terbukti mampu menghasilkan beberapa tanaman dengan baik.

Referensi:

  • Ahmad. 2021. Pengertian Pertanian. Diakses dari https://www.yuksinau.id/pengertian-pertanian/
  • Drone. 2019. Definisi pertanian dan contoh pertanian manfaat pertanian sektor di Indonesia, diakses dari https://www.fulldronesolutions.com/definisi-pertanian-dan-contoh-pertanian-sektor-di-indonesia-manfaat-jenis-jenis/
  • Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013

*Penulis: Hasna Wijayati

Posting Komentar untuk "Pengertian Pertanian, Manfaat dan Jenisnya"