Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Faktor - Faktor Penyebab Ketimpangan Sosial

Ketimpangan sosial merupakan suatu situasi ditengah masyarakat yang menunjukkan adanya ketidakmerataan atau ketidakseimbangan yang disebabkan oleh adanya perbedaan aspek-aspek yang ada di masyarakat meliputi aspek sosial, aspek ekonomi, dan aspek budaya.

Dalam artikel ini, akan dibahas mengenai faktor faktor yang menjadi penyebab terjadinya ketimpangan sosial.

Faktor - Faktor Penyebab Ketimpangan Sosial

1. Ketidaksiapan Menerima Perubahan

a. Faktor kultural

Berasal dari nilai-nilai yang dipegang teguh serta adanay sikap mental yang belum siap menerima perbedaan yang belum siap menerima perubahan. Ketidaksiapan masyarakat dalam menghadapi persaingan di era industry digital sehingga membuat mereka tertinggal dan sulit untuk bersaing dengan yang lainnya. 

Contohnya penjual yang tidak hanya menjajakan barang dagangannya di etalase tempatnya saja melainkan sudah di jual di situs online. Sementara, pedagang yang hanya menjajakan dagangannya di satu tempat tentu akan kalah bersaing dengan pedagang yang menjual online. Sehingga lambat laun dagangannya sepi dan kemungkinan terburuknya menjadi gulung tikar.

b. Faktor struktural  

Suatu keadaan yang dipengaruhi oelh struktur, misalnya pola-pola hubungan antar kelompok dan individu yang terjalin dalam suatu masyarakat. Contohnya minimnya akses internet membuat masyarakat sulit berkembang. 

2. Kebijakan Pembangunan yang Kurang Tepat

Pembangunan banyak dilakukan sebagai penunjang kehidupan masyarakat namun kadang kala dalam proses kebijakannya kurang tepat. Karena kurang tepat menyebabkan berbagai kerugian baik dirasakan oleh masyarakat maupun lingkungan. Adapun kerugian tersebut seperti lahan hijau yang menipis, banyak ekosistem yang terganggu, dan penggusuran rumah penduduk. 

3. Tingkat Pertumbuhan Penduduk yang Tidak Merata

Pertumbuhan penduduk yang tidak merata dapat dilihat dari kondisi demografis antar perkotaan dan pedesaan dimana menunjukkan aspek yang berkaitan dengan jumlah penduduk, komposisi penduduk, dan persebaran penduduk.

Masyarakat perkotaan yang cenderung memiliki sumber daya manusia yang lebih beragam dengan pendidikan yang cukup dibandingkan masyarakat pedesaan mengakibatkan terjadinya ketimpangan sosial.

4. Institusi Politik dan Ekonomi yang Cenderung Eksklusif

Pemegang kekuasaan memiliki hak dalam mengubah suatu bangsa menjadi lebih baik demi kepentingan bersama. Akan tetapi banyak dijumpai segelintir orang yang memiliki sikap eksklusif, yaitu suatu sikap yang cenderung bersikap tidak transparan ingin diutamakan dalam segala hal dan serakah. Sehingga memanfaatkan kekuasaan dan wewenangnya untuk kepentingan dirinya sendiri yang menyebabkan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) tidak bisa dihindari.

5. Adanya Bias Akibat Globalisasi

Kehidupan manusia yang dipermudah karena adanya teknologi yang canggih dimana dalam menjalankan teknologi tersebut dibutuhkan orang-orang yang punya pengetahuan atau keterampilan tertentu untuk bisa terlibat dalam produksi. Melihat dari kebutuhan itu, akibatnya terjadi bias dengan mereka yang tidak punya keterampilan. Tidak sedikit yang merasakan ketimpangan keterampilan (skills), penghasilan, perlindungan kerja, dan kesejahteraan antara pekerja terampil dan tidak terampil.

Referensi

  • https://www.ruangguru.com/blog/faktor-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial
  • https://ekbis.sindonews.com/read/701107/33/ini-faktor-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-di-masyarakat-1646208203?showpage=all
  • https://nasional.sindonews.com/read/691649/15/arti-dan-bentuk-ketimpangan-sosial-yang-sering-ditemukan-di-masyarakat-1645362164

*Penulis: Nabila Salsa Bila